Pegal karena terlupakan Pegal karena tak dihiraukan, Pegal karena sabar menanti Pegal karena kau tak menoleh lagi. Lupa sebab bahagiamu bersamanya Ingat dia lebih segalanya, Terjerat lamunanku tentangku Rinduku dimakan rayap berupa waktu. Mencoba sebab aku masih menanti Berhenti sebab aku sadar aku dijauhi materi, Lama tetap aku mencoba Sebentar rasamu yang pernah ada. Rindu mulai pelan-pelan menelanku Melupa aku belum bisa mampu, Bersyukur kita pernah bertatap mata Semoga selalu bahagia bersamanya.
Mari bersajak, menyuarakan hati yg begitu sesak